Basis Data 1 ( Apa dan Bagaimana Basis Data )


1. DATA DAN INFORMASI

Data adalah fakta mengenai objek, orang dan lain-lain. Data dinyatakan dengan nilai (angka, deretan karakter, atau simbol).Informasi adalah hasil analisis dan sintesis terhadap data. Dengan kata lain informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah diorganisasikan ke dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan seseorang, entah itu manajer, staff, ataupun orang lain di dalam suatu organisasi atau perusahaan.

2. HIRARKI DATA

Secara tradisional , data diorganisasikan ke dalam suatu hirarki yang terdiri atas elemen data, rekaman (reccord), dan berkas (file).

– Elemen Data Elemen data adalah satuan data terkecil yang tidak dapat dipecah lagi menjadi unit lain yang bermakna. Pada data kepegawaian, elemen data dapat berupa nama pegawai, alamat, kota tempat tinggal, dan atribut lain yang menyangkut seorang pegawai.

Istilah lain untuk elemen data adalah medan (field), kolom, item, dan atribut.

– Rekaman

Rekaman adalah gabungan sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, kota, dan tanggal lahir seorang pegawai dapat dihimpun dalam sebuah rekaman.

Dalam sistem basis data relasional, rekaman biasa dengan istilah tupel atau baris.

– Berkas

Himpunan seluruh rekaman yang bertipe sama membentuk sebuah berkas. Berkas dapat dikatakan sebagai kumpulan rekaman data yang berkaitan dengan suatu objek.

Dalam sistem basis data relasional, berkas mewakili komponen yang disebut tabel atau relasi.

3. BASIS DATA

Beberapa definisi basis data :

– Chou mendefinisikan basis data sebagai kumpulan informasi bermanfaat yang diorganisasikan ke dalam tatacara yang khusus.

– Fabbri dan Schwab : Basis data, adalah sistem berkas terpadu yang dirangcang terutama untuk meminimalkan pengulangan data.

– Date : Basis data dapat dianggaop sebagai tempat untuk sekumpulan berkas data terkomputerisasi.

Basis data tidak hanya sekedar kumpulan berkas (tabel), tetapi juga mencakup hal-hal lain, seperti hubungan antar tabel, view (tabel yang bersifat logis, yang merupakan paduan sejumlah medan milik sejumlah tabel), dan bahkan kode yang disebut prosedur tersimpan.

4. SEJARAH KEMUNCULAN BASIS DATA

Sistem Pemrosesan manual ( berbasis kertas)

Sistem pemrosesan manual merupakan bentuk pemrosesan yang menggunakan dasar berupa setumpuk rekaman yang disimpan pada rak-rak berkas. Jika sesuatu berkas diperlukan , berkas tersebut harus dicari pada rak-rak tersebut.

Sistem pemrosesan Berkas

Sistem pemrosesan berkas merupakan sekelompok rekaman di simpan pada sejumlah berkas pada sejumlah berkas secara terpisah.

Kelemahan sistem ini :

– Kemubaziran data

– Keterbatasan berbagi data

– Ketidakonsistenan dan kurangnya integritas, serta

– Ketidakluwesan (terutama dalam hal pengembangan dan perubahan)

Sumber : Abdul Kadir, Hal. 7 – 13,Konsep & Tuntunan Praktis BASIS DATA, Penerbit ANDI Yogyakarta, 2001

Lihat  : Basis Data 2

2 Balasan ke Basis Data 1 ( Apa dan Bagaimana Basis Data )

  1. ferga mengatakan:

    mas,bs tolong jlaskan tahapan-tahapan dari dunia nyata hingga menjadi tabel basis data???heheh ada tugas nih..bingung referensinya…mohon bantuannya

  2. desy mengatakan:

    bisa lebih jelas lagi gx cOzna tugasnya numpuk trus perbedaan sistem tradisional dan sistem basis data

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: