Mencocokan fitur UPS dengan pemakaiannya

15 Juli 2007

Menggunakan UPS belum tentu gangguan listrik akan tertangani dengan sendirinya, mengingat adanya beberapa jenis gangguan listrik yang sering terjadi. Sehubungan dengan itu produsen UPS tidak membuat seluruh produknya dapat mengcover seluruh gangguan yang ada (mengingat mahalnya ongkos produksi,  yang berakibat pada mahalnya pada harga jual). Maka sebelum membeli sebuah UPS ada baiknya jika kita mengenal fitur-fitur UPS yang harus dimiliki untuk di terapkan/ diaplikasikan pada tempat yang tepat pula

1. UPS yang akan diaplikasikan pada Personal Computers, Workstation, POS ( Point Of Sales), SOHO (Small Office Home Office), setidaknya memiliki fitur untuk mengatasi gangguan-gangguan :

– Power Failure

– Power Sags

– Power Surge

2. UPS yang akan diaplikasikan pada Server, Network Device, Personal Computer, Workstarion, PABX, setidaknya memiliki fitur untuk mengatasi gangguan-gangguan :

– Power Failure

– Power Sags

– Power Surge

– Undervoltage

– Overvoltage

2. UPS yang akan diaplikasikan pada Ruangan Server, Data Center, Telekomunikasi, Industrial, Critical Eqiupment, setidaknya memiliki fitur untuk mengatasi gangguan – gangguan :

– Power Failure

– Power Sags

– Power Surge

– Undervoltage

– Overvoltage

– Switching Transient

– Line Hose

– Frequency Variation

– Harmonic Distortion

Untuk melihat jenis-jenis gangguan listrik, silahkan berjalan-jalan ke tulisan : Mengenali 9 Macam Gangguan Listrik, sebuah Tips memilih UPS

————

Tulisan ini diilhami oleh ilkan Deltasindo pada Majalah Infokomputer edisi Mei 2007

Iklan

Mengenali 9 Macam Gangguan Listrik, sebuah Tips memilih UPS

15 Juli 2007

Bagaimana rasanya apabila kita sedang membuat sesuadi di komputer kita tiba-tiba komputer kita mati atau restart, sementara pekerjaan kita belum kita save ? sedih tentunya.

Kejadian tersebut ( PC mati atau restart) merupakan suatu kejadian yang tidak bisa diprediksi, dan mempunyai sebab-sebab yang banyak sekali. Kali ini kita membatasi gangguan yang terjadi karena power komputer kita yang menjadi penyebabnya. Berbicara masalah gangguan listrik tidak hanya memikirkan kerusakan akan data yang kita miliki, tetapi juga alat-alat / hardware yang kita miliki juga bisa kena akibat buruknya.

Sangat bijak seandainya kita berjaga-jaga sebagaimana pepatah mengatakan Sedia Payung Sebelum Hujan, sedia UPS sebelum ada gangguan listrik. Namun saat kita melihat di pasaran begitu banyaknya produsen UPS menawarkan barang dagangannya, yang manakah yang akan kita pilih ? Dan cukupkah pilihan kita itu untuk mengcover masalaha yang ada ? Maka sebelum membelinya alangkah lebih baik kalau kita mengenali beberapa jenis gangguan listrik agar kita dapat memilih tipe UPS mana yang cocok untuk mengcover kebutuhan kita.

Ada tidak kurang dari 9 gangguan listrik yang sering terjadi, yang menyebabkan sistem komputer kita bermasalah, baik mati atau restart. Saya terjemahkan secara bebas dari

1. Power Failure

Power Failure adalah suatu kejadian dimana power benar-benar hilang/ loss . Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa kejadian diantaranya adanya bencana, powernya down, kelebihan beban, dll. Hal ini menyebabkan pada kerusakan hardware , kehilangan data, system crash secara total.

2. Power SAG

Power sags terjadi saat voltase turun dalam waktu sekejap . Gangguan ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti : adanya startup dalam volume yang besar, adanya peralatan yang rusak, power yang tersedia lebih kecil dari yang dibutuhkan / demand. Gangguan seperti ini dapat mengakibatkan kerusakan pada hardware.

 

3.Power Surge

Power Surge atau dikenal juga dengan istilah Spike terjadi apabila voltase naik diatas 110% dari nominal dalam waktu yang pendek/ sekejap. Terjadi karena beberapa sebab, diantaranya : adanya sebuah alat yang dimatikan, adanya switch. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.

 

4. Undervoltage

Undervoltage dikenal juga dengan istilah BrownOut terjadi saat voltase berkurang dalam beberapa waktu (bisa beberapa menit, bahkan bisa taerjadi dalam beberapa hari lamanya) . Bisa disebabkan karena adanya load yang tinggi atau adanya beban pada saat peak. Hal ini dapat menyebabkan peralatan menjadi rusak/failure

 

5. Overvoltage

Overvoltage terjadi jika bertambahnya voltase dalam beberapa waktu lamanya (bisa beberapa menit atau bahkan sampai beberapa hari) . Gangguan ini biasanya selalu membuat data hilang atau hardware rusak.

 

6. Electrical Line Noise

Electrical Line Noise terjadi karena besarnya frequensi waveform yang disebabkan oleh RFI dan EMI . Gangguan ini dapat menyebabkan error pada program/ file,dan kerusakan komponen hardware.

 

7. Frequency Variation

Frequency Variation merupakan kejadian dimana frekuensi berubah-ubah alias tidak stabil. Gangguan ini dapat menyebabkan hilang data, sistem menjadi crash dan rusaknya peralatan.

 

8. Switching Transient

Switching Transient terjadi saat voltase turun secara tiba-tiba dalam waktu kisaran beberapa nanosecond /nano detik . Durasi yang terjadi biasanya lebih pendek daripada sebuah spike dan hanya terjadi beberapa nanosecond. Gangguan ini dapat menyebabkan kerusakan yang terlalu cepat / premature failure.

 

9. Harmonic Distortion

Harmonic distortion terjadi saat terjadi distorsi daripada waveform yang normal secara umum. Gangguan ini dapat menyebabkan komunikasi error, overheat, dan kerusakan pada hardware.

 

Dengan mengetahu beberapa jenis gangguan listrik yang sering terjadi diatas diharapkan bisa membantu setidaknya dalam menanyakan fitur dari msaing-masing produk UPS yang akan kita beli.

 

Keterangan :

– Gambar-gambar dan penjelasan berbahasa inggris diambil dari http://www.deltasindo.com

– Tolong perbaiki terjemahan saya yaaa…